Di Indonesia Sendiri Iptek Senyatanya Sudah Digunakan Sejak Dahulu

Di Indonesia sendiri iptek senyatanya sudah digunakan sejak dahulu. Adapun dalam bidang arsitektur, bangsa Indonesia patut berbangga dengan adanya candi-candi yang bisa menarik wisatawan dari mancanegara untuk mengunjunginya.

Di Indonesia Sendiri Iptek Senyatanya Sudah Digunakan Sejak Dahulu

Penerapan IPTEK dalam pembangunan telah digunakan sejak dulu kala. Hal ini terbukti dari kehadiran candi Prambanan yang sering dihubungkan dengan cerita rakyat Bandung Bondowoso.

Dimana candi Prambanan tersebut telah dinobatkan oleh UNESCO sebagai “world heritage”. Hal ini menjadi tanda bahwa nenek moyang dulu telah memiliki teknologi yang sangat maju terutama di bidang arsitektur.

Dari pernyataan diatas maka tidak heran apabila di Indonesia sendiri iptek senyatanya sudah digunakan sejak dahulu. Adapun dalam bidang arsitektur, bangsa Indonesia patut bangga dengan adanya candi-candi.

Ilmu pengetahuan dan teknologi

Iptek merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang perkembangan teknologi berdasarkan pengetahuan. Dimana dalam hal ini perkembangan global keduanya berjalan saling beriringan untuk membentuk sebuah kemajuan.

Ada beberapa manfaat yang paling terlihat berkat keberadaan iptek yaitu mengurangi pemakaian bahan alami yang semakin langka, mempermudah pekerjaan, membantu dalam meningkatkan sumber energi baru.

Perlu diketahui bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan terjadi secara instan tetapi memerlukan usaha yang konsisten atau rutin. Sedangkan misi dari pembangunan iptek yaitu untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas dan kreatif.

Arsitektur Candi Prambanan

Perlu Anda ketahui bahwa arsitektur bangunan candi Prambanan itu berpedoman kepada tradisi Hindu. Salah satu ciri khasnya yaitu bentuknya yang menjulang tinggi. Sedangkan kompleksnya mengikuti konsep kosmologi.

Pembangunan candi Prambanan dirancang seperti rumah Siwa yaitu bentuknya mengikuti gunung suci Mahameru, yang dalam agama Hindu dipercayai sebagai tempat para dewa bersemayam.

Candi Prambanan juga memiliki kemiripan dengan Borobudur yaitu itu terdapat tingkatan zona yang terdiri dari bhuwarloka, swarloka, buhwarloka. Di bawah arca Siwa juga terdapat sumur sedalam 5,75 meter.

Di Indonesia sendiri iptek senyatanya sudah digunakan sejak dahulu. Adapun dalam bidang arsitektur, bangsa Indonesia patut berbangga dengan adanya candi-candi yang bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke sini, sehingga bisa menambah devisa negara.

referensi dari: https://gokemedia.com

 

Leave a Comment